Filosofi Teras
Menyadari bahwa segala sesuatu di alam semesta ini bergerak mengikuti hukum alam yang tetap.
The book encourages visualizing the worst-case scenarios not to be pessimistic, but to be prepared. If you have already "faced" the disaster in your mind, it loses its power to paralyze you when it actually happens. 4. Amor Fati (Love Your Fate) Filosofi Teras
Tidak berlebihan dalam segala hal (moderasi). 🚀 Mengapa Relevan Sekarang? Menyadari bahwa segala sesuatu di alam semesta ini
Epictetus berkata: "Ada hal-hal yang ada di bawah kendali kita, dan ada hal-hal yang tidak." Epictetus berkata: "Ada hal-hal yang ada di bawah
If you are Indonesian—or even if you just follow Indonesian literary trends—you have likely seen a specific book staring at you from every airport bookstore and Gramedia shelf: Filosofi Teras by Henry Manampiring.
Tujuannya bukan untuk menjadi pesimis, melainkan untuk membangun ketangguhan mental agar kita tidak hancur saat masalah benar-benar datang. 5. Empat Kebajikan Utama (Cardinal Virtues)
A common misconception about Stoicism is that it advocates for the suppression of emotion—that a "Stoic" person is unfeeling, unyielding, and cold. Filosofi Teras vehemently corrects this.