Kompilasi Hukum Islam -
Meskipun telah menjadi rujukan utama selama lebih dari tiga dekade, KHI terus menghadapi tantangan zaman. Isu-isu seperti pernikahan beda agama, hak waris anak di luar nikah, hingga tuntutan kesetaraan gender yang lebih progresif sering memicu wacana revisi KHI.
Kompilasi Hukum Islam (KHI) adalah sebuah himpunan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang hukum Islam di Indonesia. KHI memiliki tujuan untuk menyatukan pemahaman hukum Islam, memberikan pedoman hukum, meningkatkan kesadaran hukum, dan menjawab tantangan zaman. KHI terdiri dari 10 buku yang mengatur tentang berbagai aspek kehidupan. Implikasi KHI dalam kehidupan masyarakat Indonesia adalah meningkatkan kesadaran hukum, menyatukan pemahaman hukum, memberikan kepastian hukum, dan meningkatkan peran serta masyarakat. Oleh karena itu, KHI merupakan sebuah karya besar yang dapat menjadi pedoman bagi masyarakat Indonesia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Article 77(3) and 84 state that a wife owes taat (obedience) to her lawful husband. Feminist jurists argue this language normalizes marital hierarchy. While the KHI adds "within the limits of Islamic law," critics say the clause has been used to justify domestic control. kompilasi hukum islam
The KHI is organized into three distinct books covering essential areas of private life:
textbooks, leading to inconsistent rulings. The KHI was created to provide a unified, codified reference Meskipun telah menjadi rujukan utama selama lebih dari
: Recent scholarship from journals like Samarah examines the fulfillment of ex-wives' rights post-divorce and critiques traditional concepts like nusyuz (disobedience) through a gender-equity lens.
Menjamin adanya standar yang sama dalam penyelesaian sengketa di Pengadilan Agama. KHI memiliki tujuan untuk menyatukan pemahaman hukum Islam,
A wife petitions for divorce ( khulu ) because her husband refuses financial support.
