KESATU: Mengangkat Pengurus Takmir Masjid [Nama Masjid] Periode Masa Bakti [Tahun]-[Tahun] dengan susunan personalia sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini. KEDUA: Pengurus sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU bertugas mengelola bidang idarah (administrasi), imarah (kegiatan memakmurkan), dan riayah (pembangunan & pemeliharaan) Masjid [Nama Masjid]. KETIGA: Dalam melaksanakan tugasnya, pengurus bertanggung jawab kepada jamaah dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa serta Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. KEEMPAT: Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di: [Nama Desa]Pada tanggal: [Tanggal Penetapan] KEPALA DESA [NAMA DESA] (Tanda Tangan & Stempel Resmi) [NAMA LENGKAP KEPALA DESA]
Hasil Musyawarah Jamaah Masjid [Nama Masjid] pada tanggal [Tanggal Musyawarah].
(Contoh: YAYASAN NURUL IMAN) Sekretariat: Jl. Merpati No. 17, Kelurahan Sukamakmur, Kecamatan Sukamaju, Kota Bandung Akta Notaris: No. 12 Tahun 2010 Contoh Sk Pengangkatan Takmir Masjid
Apabila Anda memerlukan versi siap cetak dalam format Word/PDF, atau contoh untuk masjid dengan skala kecil/desa/perkantoran, beri tahu saya.
adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh pihak yang berwenang (biasanya Ketua DKM/Takmir Masjid atau Kementerian Agama setempat) yang berisi penetapan seseorang atau sekelompok orang untuk menduduki jabatan tertentu dalam struktur kepengurusan masjid. Merpati No
Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu SK Takmir, fungsi hukumnya, unsur-unsur yang wajib ada, serta memberikan yang lengkap dan bisa Anda edit sesuai kebutuhan.
SK ini memiliki kekuatan hukum internal yang mengikat. Artinya, orang yang namanya tercantum dalam SK tersebut memiliki hak dan kewajiban resmi untuk menjalankan tugasnya. Sebaliknya, tanpa SK, status seseorang di masjid sering kali dianggap "bayangan" atau sukarelawan tanpa tanggung jawab yang jelas. ketika terjadi sengketa aset
Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual semata, melainkan juga sebagai pusat kehidupan sosial dan keagamaan umat (centre of civilization). Agar fungsi-fungsi tersebut dapat berjalan optimal, keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di lingkungan masjid menjadi keharusan. Salah satu posisi vital adalah .
Apakah Anda membutuhkan bantuan untuk menyusun spesifik untuk masing-masing bidang dalam kepengurusan tersebut? SK-20-Tahun-2021-Takmir-Masjid-At-Taqwa.pdf
Namun, banyak masjid di Indonesia—terutama yang berbasis masyarakat (non-yayasan)—mengabaikan aspek legalitas administrasi. Akibatnya, ketika terjadi sengketa aset, pembukaan rekening bank, atau pengurusan izin kegiatan, kepengurusan tidak diakui secara hukum. Di sinilah menjadi sebuah keniscayaan.